Laman

Sabtu, 15 September 2012

Awan dan Angin

Gadis itu igin bergabung dengan mereka. Angin selalu bermain dan bergurau bersama dengan awan. Gadis itu hanya bisa melihat mereka berdua dengan diam membisu. Angin selalu memanggil awan saat angin membutuhkan bantuan dan awan selalu membantunya dengan senang hati.


Gadis itu selalu mekar saat angin mendekat dan melaluinya, tapi angin tak pernah manyadarinya. Bunga itu hanya bisa tersenyum saat angin mealuinya, gadis itu merasa malu untuk menyapanya. Sampai suatu hari gadis itu mendengar awan memanggil angin dan angin selalu memanggil awan. Bunga yang mekar itu selalu menutupi kesedihannya dan selalu menunjukkan senyuman. Gadis itu menghitung, menghitung berapa kali angin memanggil awan dan ia sekarang tahu seberapa penting awan untuk angin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagi yang sudah membaca, tolong berikan saran dan kritiknya ya tentang tulisan di blog ini. Terimakasih